BerandaBerita NasionalBorneo ZonePeristiwa

Sedang Membuka Jalur, Pekerja Hilang Di Hutan Batu Rajang Berau

361
×

Sedang Membuka Jalur, Pekerja Hilang Di Hutan Batu Rajang Berau

Sebarkan artikel ini
Sedang Membuka Jalur, Pekerja Hilang Di Hutan Batu Rajang Berau

Foto/Basarnas Balikpapan
Jejakborneonews.com, BERAU – Misteri hilangnya Kanisius Sengkam (25), pekerja yang hilang saat sedang membuka jalan di hutan Kampung Batu Rajang, Kecamatan Segah Berau, mulai menemukan titik terang. Masuk hari kedua pencarian pada Selasa (10/2/2026), Basarnas Balikpapan bersama tim gabungan mulai menemukan “tanda-tanda kehidupan” di tengah lebatnya hutan Kalimantan Timur.
Ditemukan Bivak & Korek Api
Setelah menyisir area seluas kurang lebih 37 km² sejak pagi buta, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan petunjuk penting sekitar pukul 13.00 WITA. Petugas menemukan sebuah bivak (tempat perlindungan darurat) yang diduga kuat dibuat oleh korban untuk bertahan hidup.
Nggak cuma itu, petugas juga menemukan ceceran korek api milik Kanisius di sekitar lokasi. Temuan ini bikin tim makin semangat karena itu artinya korban kemungkinan besar masih terus bergerak mencari jalan keluar.
Medan Berat, Harus Pakai Alat Berat
Tapi jangan bayangkan lokasinya gampang dilewati ya, Gaes! Untuk sampai ke lokasi pencarian saja, tim harus berjuang ekstra keras. Akses jalannya benar-benar ekstrem sampai-sampai petugas harus pakai alat berat buat menembus jalur. Belum lagi kondisi cuaca yang sering turun hujan ringan, bikin tanah makin licin bak bubur.
Pencarian Berlanjut Besok Pagi
Karena hari sudah mulai gelap dan demi keselamatan tim, pencarian terpaksa dihentikan sementara pada pukul 19.00 WITA. Tim sekarang beristirahat dan mendirikan posko di Camp PT Inhutani.
> “Kami sudah temukan jejak berupa bivak dan korek api. Ini jadi modal penting buat pencarian besok pagi jam 07.00 WITA. Mohon doanya supaya korban segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar salah satu anggota tim SAR di lapangan.
Pesan buat kita semua: Hutan Kalimantan itu sangat luas dan penuh tantangan. Buat para pekerja lapangan, selalu jaga koordinasi dan jangan pernah berpencar terlalu jauh tanpa alat komunikasi atau navigasi yang memadai. Ary

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *