Jejakborneonews.com, MARTAPURA BARAT – Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat layanan kemanusiaan bagi korban banjir di Kecamatan Martapura Barat. Sebanyak 30 personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) diterjunkan penuh untuk mengoperasikan dapur umum guna memenuhi kebutuhan pangan warga yang terdampak.
Gotong Royong Lintas Sektor
Kabid Penanganan Bencana Dinsos Kalsel, H. Achmadi, mengungkapkan bahwa dalam menjalankan misi kemanusiaan ini, pihaknya tidak bekerja sendiri. Kekuatan personel Tagana semakin solid dengan dukungan dari berbagai elemen relawan.
“Kami sangat terbantu dengan kehadiran rekan-rekan relawan dari Satgas Pramuka Peduli Kwarda Kalsel. Selain itu, partisipasi aktif masyarakat lokal Martapura Barat juga luar biasa dalam membantu operasional dapur umum,” ujar Achmadi pada Kamis (1/1/2026).
Kejar Target 14 Ribu Porsi: Tantangan Saat Pagi Hari
Dengan total 5 ribu sampai 6 ribu paket makanan yang harus disiapkan, proses pengemasan (packing) makanan menjadi tantangan terbesar bagi tim di lapangan. Ribuan bungkus nasi harus siap didistribusikan tepat waktu, terutama pada jam makan pagi.
Keterlibatan warga sekitar dan anggota Pramuka sangat terasa dalam proses pembungkusan makanan ini. Kerja cepat dan kerja sama tim menjadi kunci utama agar bantuan pangan bisa segera sampai ke tangan warga yang membutuhkan.
“Khususnya saat pagi hari, kami butuh banyak tenaga untuk packing. Beruntung warga setempat mau membantu membungkus ribuan porsi makanan tersebut,” tambahnya.
Komitmen: Jangan Ada yang Kelaparan
H. Achmadi menegaskan bahwa fokus utama Dinsos Kalsel adalah memastikan pemenuhan kebutuhan dasar para penyintas tetap terjaga. Banjir parah yang melumpuhkan aktivitas ekonomi—seperti nelayan dan pedagang—membuat masyarakat sangat bergantung pada pasokan makanan matang.
“Instruksi kami jelas: penyintas banjir jangan sampai kelaparan. Makanan adalah kebutuhan paling krusial saat ini, terutama bagi warga yang sudah tidak bisa lagi mencari nafkah karena rumah dan akses jalannya terendam,” tegas Achmadi.
Hingga saat ini, dapur umum yang berlokasi di halaman Kantor Kecamatan Martapura Barat terus beroperasi secara nonstop, menyalurkan bantuan makanan tiga kali sehari ke desa-desa terdampak. Ary











