Jejakborneonews.com, BANJARBARU – Ratusan pejabat dari berbagai daerah berkumpul untuk merayakan dua momen penting sekaligus, yaitu Hari Otonomi Daerah ke-30 dan Hari Pendidikan Nasional tahun 2026 di halaman Kantor Gubernur Kalsel Banjarbaru Senin (4/5/2026).
Apel dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin mewakili Gubernur Kalsel Muhidin.
Usai apel terselip kabar gembira bagi dunia pendidikan. Pemerintah Provinsi Kalsel membagikan bantuan uang sebesar 500 juta rupiah untuk setiap kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan.
Bantuan yang diberi nama Bapintar atau Bantuan Pendidikan Kesetaraan ini diserahkan langsung secara simbolis kepada perwakilan 13 pemerintah daerah. Dana ini merupakan wujud nyata janji Gubernur Kalsel, Bapak H. Muhidin, untuk memastikan tidak ada lagi anak di Banua yang putus sekolah.
Target Utama: Tuntaskan Anak Putus Sekolah
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Abdul Rahim, menjelaskan bahwa uang tersebut nantinya akan digunakan oleh masing-masing daerah untuk membiayai program kejar paket A, B, dan C. Harapannya, anak-anak yang terpaksa berhenti sekolah karena berbagai alasan bisa kembali belajar dan mendapatkan ijazah yang setara.
Pihak provinsi juga meminta dinas pendidikan di tingkat kabupaten dan kota untuk lebih teliti mendata siswa lulusan SMP agar mereka semua bisa melanjutkan ke jenjang SMA atau sederajat. Dengan begitu, kualitas sumber daya manusia di Kalsel bisa semakin unggul dan bersaing sesuai harapan Presiden Prabowo Subianto.
Pendidikan dan Kemandirian Daerah
Membacakan sambutan Gubernur, Sekda Syarifuddin menekankan bahwa pendidikan bukan sekadar urusan administrasi atau surat-menyurat saja, tapi manfaatnya harus benar-benar dirasakan oleh siswa dan masyarakat luas.
Selain soal pendidikan, peringatan Hari Otonomi Daerah tahun ini juga membawa pesan penting bagi pemerintah kabupaten dan kota. Daerah diminta lebih mandiri dan pintar mengelola potensi yang dimiliki agar pembangunan bisa tepat sasaran dan benar-benar menjawab kebutuhan warga di lapangan.
Melalui kerja sama yang erat antara pemerintah pusat, provinsi, hingga ke daerah, diharapkan Kalsel bisa menjadi provinsi yang lebih maju dengan anak muda yang pintar dan terdidik. Perayaan ini pun ditutup dengan harapan besar agar akses sekolah semakin luas dan kualitas pendidikan di Kalimantan Selatan terus meningkat. Ary
Pemprov Kalsel Kucurkan Bantuan 500 Juta per Daerah Atasi Anak Putus Sekolah











