Jejakborneonews.com, Banjarbaru – Pagi yang cerah di Halaman Kantor Dinas Pertanian Ketahanan Pangan m, Banjarbaru, Senin (16/3), mendadak berubah menjadi lautan manusia. Ratusan warga, yang didominasi oleh pasukan “emak-emak”, sudah berkumpul sejak pagi untuk menyerbu Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemprov Kalsel dalam rangka menyambut Ramadan dan Idulfitri 1447 H.

Harga Miring, Dompet Tetap Aman
Begitu gerbang dibuka, suasana langsung riuh. Para ibu tampak bersemangat memilih sembako yang harganya memang jauh lebih “miring” dibanding harga pasar. Maklum saja, harga pangan di pasaran biasanya mulai merangkak naik menjelang Lebaran, sehingga GPM ini jadi oase bagi warga untuk menghemat pengeluaran.
Kegiatan ini dibuka oleh Sekda Kalsel, M. Syarifuddin, yang hadir mewakili Gubernur Muhidin. Tak ketinggalan, Ketua DPRD Kalsel Supian HK beserta jajaran Forkopimda dan pejabat lainnya turut menyaksikan antusiasme luar biasa dari warga Bumi Lambung Mangkurat ini.
Sekda Kalsel, M. Syarifuddin, bersama Forkopimda Kalsel juga menyerahkana secara simbolis sekitar 450 paket sembako secara gratis. Paket tersebut diberikan khusus kepada warga kurang mampu, petugas kebersihan dan anak yatim.
Sekda Kalsel dalam sambutannya menyampaikan pesan hangat dari Gubernur Muhidin. Beliau berharap kegiatan ini bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga untuk memenuhi kebutuhan hidup selama bulan suci hingga hari kemenangan nanti.
Kini, warga pulang dengan kantong belanja penuh dan senyum mengembang. Setidaknya, satu beban untuk persiapan Lebaran sudah teratasi berkat bantuan Gerakan Pangan Murah ini.
Dari Sembako Hingga Paket Gratis
Stand-stand yang berjejer rapi diisi oleh berbagai dinas lingkup Pemprov Kalsel, UMKM, hingga distributor besar. Tak hanya beras dan minyak goreng, di sini warga juga bisa berburu kue kering, makanan ringan, dan perlengkapan rumah tangga untuk keperluan hari raya nanti.
“Selain harga yang dijual lebih murah karena adanya subsidi dari pemerintah, kami juga siapkan paket gratis. Tujuannya jelas, membantu masyarakat setiap tahunnya saat puasa dan jelang Lebaran,” jelas Syamsir Rahman, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel.
Jurus Tekan Inflasi
Selain meringankan beban dompet warga, langkah Pemprov Kalsel ini juga merupakan strategi jitu untuk menekan tingkat inflasi di Kalimantan Selatan yang belakangan ini masih tergolong tinggi. Dengan memberikan subsidi kepada distributor dan pelaku UMKM, harga jual ke masyarakat pun bisa dipangkas habis-habisan. Ary











