Foto/Liputan6
Jejakborneonews.com, LUWU – Keheningan siang bolong di Desa Lelong, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu Sulawesi Selatan, mendadak berubah menjadi mencekam. Seorang wanita muda bernama Ririn (31), yang sehari-harinya bekerja mencari nafkah sebagai penjaga agen BRILink, ditemukan tewas mengenaskan setelah menjadi korban perampokan sadis pada Rabu (18/2) sekitar pukul 14.00 WITA.
Korban diduga tewas akibat dianiaya seorang perampok.
Peristiwa pilu ini pertama kali diketahui oleh seorang remaja berinisial R (18) yang saat itu berada di warung dekat lokasi kejadian. Niat hati ingin beraktivitas biasa, ia justru mendengar suara rintihan kesakitan yang menyayat hati dari arah konter BRILink.
Saksi Mata: Korban Tergeletak Berlumuran Darah
Mendengar suara aneh tersebut, saksi langsung bergegas keluar untuk mengecek apa yang terjadi.
Ia sempat melihat seorang pria bergegas naik motor keluar dari konter membawa barang seperti brankas dan palu.
Kemudian saat melongok ke dalam ruangan konter; saksi melihat Ririn sudah dalam posisi tengkurap dan bersimbah darah.
“Saksi mendengar suara kesakitan, pas dicek ke dalam, korban sudah berlumuran darah,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Walenrang, Ipda Irfan Natsir dikutip laman Liputan6.
Dalam kondisi panik luar biasa, saksi berteriak histeris meminta tolong kepada warga sekitar. Sayangnya, nyawa wanita malang tersebut tidak tertolong akibat luka-luka yang dideritanya.
Polisi Sisir Lokasi, Buru Pelaku Misterius
Hingga saat ini, sosok pelaku yang tega berbuat keji tersebut masih menjadi misteri. Personel dari Polres Luwu dan Polsek Walenrang sudah bergerak cepat mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Garis polisi telah dipasang, dan petugas sedang mengumpulkan bukti-bukti serta meminta keterangan sejumlah saksi guna melacak jejak pelarian sang perampok. Dugaan kuat, pelaku mengincar uang tunai yang dikelola di agen perbankan tersebut.
Waspada Keamanan Lingkungan
Tragedi ini menjadi luka mendalam bagi warga Walenrang. Kejadian yang menimpa Ririn mengingatkan kita semua, terutama para pelaku usaha kecil yang melayani transaksi keuangan, untuk selalu ekstra waspada dan tidak bekerja sendirian jika memungkinkan.
Masyarakat berharap polisi bisa segera meringkus pelaku agar tidak ada lagi korban-korban lain yang berjatuhan. Doa-doa pun mengalir untuk almarhumah Ririn agar mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. Ary











