Foto/Adpim : Sekdaprov Kalsel HM Syarifuddin mengikuti prosesi Baayun Maulid di Banua Halat
Jejakborneonews.com, Tapin— Ribuan orang mengikuti tradisi Tradisi Baayun Maulid di Desa Banua Halat Kiri Kecamatan Tapin Utara Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan, pada Sabtu (6/9/2025).
Baayun maulid adalah tradisi sakral masyarakat Banjar yang digelar tiap tahun dalam rangka rangka Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW.
Tradisi Baayun Maulid berpusat di Masjid Keramat Al-Mukarromah Jl. Pahlawan, Desa Banua Halat Kiri.
Sebanyak 3.160 orang terdaftar sebagai peserta mengikuti Baayun Maulid 2025 ini.
Masyarakat memadati kawasan Masjid Keramat tersebut. Setiap peserta menempati ayunan masing-masing, sekaligus diiringi syair-syair Maulid Habsyi.
Sekdaprov Kalsel HM Syarifuddin yang mewakili Gubernur Kalsel H Muhidin mengatakan bahwa tradisi ini merupakan tradisi yang sudah turun temurun ada dan sarat makna.
”Baayun maulid adalah wujud syukur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus doa untuk anak-anak agar berakhlak mulia dan senantiasa dalam lindungan Allah SWT,” kata Gubernur Kalsel dalam sambutan tertulis.
Dalam tausyiah Tuan Guru H. Muhammad Rasyid Ridha menyampaikan bahwa baayun maulid ini merupakan warisan nenek moyang terdahulu yang senantiasa mengajak kita sebagai masyarakat Kalsel untuk mengingat, membesarkan dan memuji Baginda Nabi Muhammad SAW.
”Siapapun yang baayun tadi, mudah-mudahan mendapat syafaat dari Baginda Nabi Muhammad SAW,” ucap Guru Rasyid Ridha.
Bupati Tapin HM Yamani mengatakan Kabupaten/Kota lain juga mengikuti tradisi Baayun Maulid ini. “Suatu kebanggaan bagi masyarakat Tapin, dan mudah-mudahan tahun depan semakin banyak lagi pesertanya,” katanya. ary











