Jejakborneonews.com, BANJARBARU – Warga Jalan RO Ulin, Kelurahan Loktabat Selatan, Kota Banjarbaru Kalsel digemparkan dengan aksi nekat seorang pemuda yang diduga mengakhiri hidupnya dengan melompat dari menara Base Transceiver Station (BTS), Kamis (29/1/2026) petang.
Jasad korban langsung dievakuasi oleh petugas dan relawan ke ruang jenazah RS Idaman Banjarbaru untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Identitas Korban
Pihak kepolisian bergerak cepat mengidentifikasi korban. Dilansir BanjarmasinPost.co.id, Panit 1 Opsnal Reskrim Polsek Banjarbaru Utara, Ipda Oktrianto Bayu, mengungkapkan bahwa pemuda tersebut berinisial AY (25).
“Korban merupakan kelahiran tahun 2001 asal Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST). Selama ini, almarhum diketahui tinggal secara tidak menetap di sekitar lokasi kejadian di Jalan RO Ulin,” jelas Ipda Oktrianto saat ditemui di RS Idaman.
Kronologi Singkat
Peristiwa memilukan ini terjadi di Gang Sapta Warga. Warga sekitar sempat terkejut melihat keberadaan korban di ketinggian menara sebelum akhirnya terjatuh. Polisi mengonfirmasi bahwa modus kejadian ini murni tindakan mengakhiri hidup.
“Tadi terjadi musibah yang tidak kita inginkan bersama. Korban diduga bunuh diri dengan cara melompat dari atas menara BTS,” tambah Ipda Oktrianto.
Penanganan Kepolisian
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait motif yang memicu korban melakukan aksi nekat tersebut. Area di sekitar menara BTS juga telah diperiksa untuk mengumpulkan keterangan saksi-saksi di lapangan.
Catatan Redaksi:
Masalah kesehatan mental dan depresi adalah hal yang serius. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan memiliki pemikiran untuk menyakiti diri sendiri, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional ke psikolog, psikiater, atau layanan konseling terdekat. Ary











