BerandaBerita NasionalBorneo ZoneHukumLintas KalselPeristiwa

Pelaku Pembunuhan Siswi SMK Simpang Empat Diciduk Santai Main Biliar, Ternyata Begini Motifnya

141
×

Pelaku Pembunuhan Siswi SMK Simpang Empat Diciduk Santai Main Biliar, Ternyata Begini Motifnya

Sebarkan artikel ini

Jejakborneonews.com, MARTAPURA– Kabar duka yang menyelimuti warga Simpang Empat, Kabupaten Banjar, Kalsel akhirnya menemui titik terang. Teka-teki kematian tragis seorang siswi SMK berinisial RE (18) terungkap setelah jajaran Polres Banjar berhasil meringkus pelaku di tempat persembunyiannya.
Kapolres Banjar, AKBP Dr. Fadli, mengungkapkan fakta memilukan di balik peristiwa ini pada Rabu siang. Ternyata, nyawa korban melayang di tangan seorang residivis kambuhan yang panik karena aksinya ketahuan.
Bermodal Cangkul untuk Masuk Rumah
Pelaku yang diketahui berinisial NP (23) bukanlah orang baru dalam dunia kriminal. Ia adalah seorang spesialis pencuri rumah kosong yang sebelumnya pernah beraksi di wilayah Tapin. Kali ini, ia menyasar sebuah rumah di Jalan Houling Km 71 dengan modal sebuah cangkul.
Cangkul tersebut digunakan untuk mencongkel jendela agar bisa masuk ke dalam rumah. Setelah berhasil menyelinap, NP sempat bersembunyi di dalam kamar mandi, menunggu situasi benar-benar aman untuk mulai menggasak barang berharga.
Detik-Detik Mencekam di Kamar Mandi
Namun, rencana NP berantakan saat korban, RE, masuk ke kamar mandi tanpa curiga. Pertemuan tak terduga itu membuat korban spontan berteriak histeris. Karena panik rahasianya terbongkar, NP berubah menjadi sangat beringas.
Ia langsung menyerang dan menindih tubuh korban agar tidak bisa bergerak. Dalam kondisi gelap mata, pelaku membungkam mulut korban secara sadis menggunakan sikat lantai. Kekerasan ini menyebabkan luka parah pada bagian rahang yang akhirnya membuat korban mengembuskan napas terakhir di lokasi kejadian.
“Ini murni motifnya pencurian. Pelaku panik ketahuan, lalu membungkam korban agar tidak berteriak. Tidak ditemukan unsur pemerkosaan dalam kasus ini,” tegas Kapolres Fadli.
Tertangkap Saat Sedang Santai Main Biliar
Setelah menghabisi nyawa korban, pelaku membawa kabur satu unit sepeda motor dan telepon genggam milik korban. Jenazah korban sendiri baru ditemukan oleh keluarganya pada Minggu dini hari sekitar pukul 02.30 Wita di lantai kamar mandi.
Beruntung, polisi bergerak sangat cepat. Kurang dari 24 jam, NP berhasil diringkus aparat gabungan Resmob Polres Banjar dan Tapin di rumah keluarganya di daerah Kabupaten Tapin. Sebelum ditangkap, pelaku bahkan sempat bersantai bermain biliar di sebuah warung seolah tidak terjadi apa-apa.
Keadilan untuk Korban
Kini, NP harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di balik jeruji besi. Ia dijerat dengan pasal pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang.
Tragedi ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu waspada dan memastikan keamanan rumah. Duka mendalam pun mengalir bagi keluarga almarhumah RE, seorang remaja yang masa depannya terenggut paksa oleh tangan dingin seorang kriminal. Ary

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *