Foto/ist : Festival Gotmar saling lempar batu antar dua desa di India yang digelar tiap tahun
Jejakborneonews.com, India – Setiap tahun, penduduk di dua desa Savargao dan Pandhurna yang dipisahkan Sungai Jaam melakukan tradisi saling lempar batu satu sama lain. Dua kampung itu tepatnya berada distrik Chindwara atau sekitar 263 kilometer di sebelah barat-daya Bhopal, Ibu Kota Negara Bagian Madhya Pradesh India.
Tradisi “perang batu” ini dinamakan Festival Gotmar. Bisanya digelar setelah festival panen dan diikuti ribuan orang.
Dalam tradisi ini ratusan warga dua desa dipisahkan sungai Jaam, saling berhadapan di pinggir sungai. Mereka saling melempar batu dengan berbagai ukuran.
Warga kedua desa itu saling berlomba untuk mengambil bendera yang dipasang di atas satu pohon yang didirikan di tengah sungai. Itu adalah bagian inti festival tersebut.
Dalam tradisi mematikan ini ratusan orang terluka setiap tahunnya. Bahkan, puluhan orang tercatat meninggal dunia sejak 1955.
Sejumlah pihak dan tokoh masyarakat mendesak agar tradisi ini dihentikan. Namun hingga kini festival Gotmar yang dikabarkan sudah berusia lebih dari empat abad itu masih terus dilaksanakan.
Meski penuh risiko dan sering memakan korban, Gotmar tetap dipertahankan sebagai bagian dari warisan budaya. Pada perayaan ritual Gotmar 22 Agustus 2025 lalu, uoaya pengamanan dan layanan kesehatan tambahan dilakukan oleh pemerintah setempat. Namun tak mampu mencegah jatuhnya ratusan korban cedera dan terluka. Ary/berbagai sumber











