BerandaBerita NasionalBorneo ZoneHumanioraLintas KalselPeristiwa

Bukit Merangkul, Destinasi Baru Wisata Di Banjarbaru

615
×

Bukit Merangkul, Destinasi Baru Wisata Di Banjarbaru

Sebarkan artikel ini

Banjarbaru – Bakal ada destinasi baru wisata di Banjarbaru Kalimantan Selatan. Namanya Bukit Merangkul terletak di lahan milik Pemprov Kalsel kawasan Beruntung Jaya Kelurahan Sungai Tiung Kecamatan Cempaka Banjarbaru.

Spot wisatall ini belum dibuka secara resmi karena masih tahap pembangunan infrastruktur. Selain wisata, kawasan tersebut menjadi kawasan Agrikultur  yang digarap oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalsel.

Dikunjungi Minggu (20/7/2025), tepat di puncak bukit sedang dibangun sebuah villa terbuat dari kayu ulin. Untuk menuju bukit, sudah terbangun infrastruktur jalan walaupun masih belum diaspal.

Untuk diketahui, lahan di kawasan Bukit Merangkul ini adalah lahan yang sedianya akan dibangun sport Center Kalsel. Luasnya mencapai 300 hektar.

Kepala DPKP  Kalsel, Syamsir Rahman, dalam keterangannya menyampaikan  pengolahan lahan ini merupakan tindak lanjut dari arahan langsung Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, untuk memanfaatkan lahan-lahan tidur menjadi kawasan pertanian produktif.

“Lahan ini akan kami tanami cabai, bawang, jagung, dan komoditas lain sesuai arahan Pak Gubernur,” ujar Syamsir di lokasi kegiatan, Jumat (11/7/2025).

Lahan seluas kurang lebih 300 hektare ini tidak hanya difokuskan untuk pertanian. DPKP juga telah menyusun rencana jangka menengah dan panjang untuk memanfaatkan lahan ini menjadi kawasan terpadu yang mencakup sektor peternakan, perkebunan, hingga rekreasi atau wisata.

“Selain pertanian, kawasan ini juga akan dikembangkan menjadi wilayah peternakan dan perkebunan. Bahkan, di area ini sudah ada sekitar 200 batang pohon durian yang siap panen dalam waktu dekat,” lanjut Syamsir.

Selain itu, pihaknya juga menggandeng Tim Penggerak PKK dan Dekranasda Kalsel untuk membangun taman PKK, taman buah-buahan, dan taman sayuran, sebagai bagian dari edukasi pertanian dan pemberdayaan masyarakat, khususnya kaum perempuan.

Menariknya, kawasan ini juga akan difungsikan sebagai ruang terbuka hijau yang mendukung aktivitas olahraga dan wisata.

“Kita juga perbaiki jalur-jalur untuk olahraga, ada trek sepeda, jogging track, dan area senam. Kami berharap ke depan masyarakat bisa berkegiatan sehat sambil melihat langsung aktivitas pertanian di kawasan ini,” ungkapnya.

Syamsir juga menuturkan bahwa tata kelola air sedang dibenahi, termasuk pembukaan aliran sungai untuk pengairan dan pembatas wilayah. Ary

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *