BerandaBorneo ZoneLintas KalselPeristiwa

Terobos Banjir, Dinkes Kalsel Buka Layanan Kesehatan Darurat di Desa Alalak Padang

229
×

Terobos Banjir, Dinkes Kalsel Buka Layanan Kesehatan Darurat di Desa Alalak Padang

Sebarkan artikel ini

Jejakborneonews.com, CINTAPURI DARUSSALAM, BANJAR – Merespons kondisi banjir parah yang memutus akses dan mengancam kesehatan masyarakat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kesehatan bergerak cepat menerobos kawasan banjir di Kecamatan Cintapuri Darussalam Kabupaten Banjar guna  memberikan pelayanan medis jemput bola. Pada Jumat (2/1/2026). Tim medis diterjunkan langsung ke Desa Alalak Padang yang terdampak banjir parah.
Kehadiran Pemerintah di Tengah Musibah
Langkah ini merupakan instruksi langsung dari Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, agar seluruh SKPD memberikan bantuan nyata kepada masyarakat terdampak. Tim yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, dr. Diauddin, bersama Tim UPTD Krisis Kesehatan dan Epidemiologi di bawah arahan dr. Sri Wahyuni, membuka posko kesehatan di tengah pemukiman warga yang terendam.
> “Pelayanan kesehatan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah. Kami fokus pada penanganan penyakit pascabanjir dan kelompok rentan seperti lansia serta anak-anak,” ujar dr. Diauddin.
>
Sasar 200 Warga dan Kelompok Rentan
Dalam aksi tersebut, sekitar 200 warga Desa Alalak Padang mendapatkan layanan kesehatan meliputi:
* Pemeriksaan umum dan pengobatan gratis.
* Edukasi kesehatan lingkungan guna mencegah penularan penyakit.
* Pemberian Makanan Tambahan (PMT) khusus bagi ibu hamil dan balita untuk menjaga kecukupan gizi di masa darurat.
Waspada Penyakit Pascabanjir
Kepala UPTD Krisis Kesehatan dan Epidemiologi, dr. Sri Wahyuni, menjelaskan bahwa kondisi lingkungan yang lembap dan air yang tercemar sangat berpotensi memicu penyakit menular.
“Banjir berpotensi memicu infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), penyakit kulit, hingga diare. Kami melakukan pemantauan ketat terhadap potensi kejadian luar biasa (KLB) agar bisa segera ditangani sebelum meluas,” jelas dr. Sri Wahyuni.
Komitmen Berkelanjutan
Meskipun akses menuju Desa Alalak Padang cukup menantang akibat genangan air, Pemprov Kalsel memastikan koordinasi lintas sektor akan terus ditingkatkan. Pelayanan kesehatan serupa akan terus dilakukan secara berkala di titik-titik banjir parah lainnya guna memastikan tidak ada warga yang luput dari perhatian medis selama masa tanggap darurat ini. Ary/###

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *