BerandaBorneo ZoneHumanioraLintas KalselPeristiwa

Martapura Barat Dikepung Banjir, Dinsos Kalsel Siapkan 5.000 Porsi Makanan Tiap Hari

365
×

Martapura Barat Dikepung Banjir, Dinsos Kalsel Siapkan 5.000 Porsi Makanan Tiap Hari

Sebarkan artikel ini

Foto: Lokasi dapur umum Dinsos Kalsel sekaligus tempat pengungsian terdampak banjir di Kantor Kecamatan Martapura Barat

Jejakborneonews.com, MARTAPURA – Kondisi banjir di Kecamatan Martapura Barat Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan kian memprihatinkan. Seluruh desa di wilayah tersebut kini dilaporkan terdampak banjir dengan titik terparah berada di Desa Sungai Rangas Hulu dan Sungai Rangas Hambuku, di mana ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa.
Merespons situasi darurat ini, Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan (Dinsos Kalsel) resmi mendirikan Dapur Umum di halaman Kantor Kecamatan Martapura Barat sejak Senin (29/12/2025).
Melayani Ribuan Warga Terdampak
Kabid Penanganan Bencana Dinsos Kalsel, H. Achmadi yang memimpin langsung pelayanan,  melaporkan bahwa dapur umum ini dioperasikan untuk memenuhi kebutuhan makanan warga, baik yang berada di pengungsian maupun yang masih bertahan di rumah masing-masing.
“Kami menyiapkan 5.000 porsi makanan setiap harinya. Pelayanan konsumsi ini diberikan tiga kali sehari bagi ribuan warga yang terdampak banjir,” ujar Achmadi kepada jejakborneonews.com, di Kantor Kecamatan Martapura Barat Selasa (30/12/2025).
Untuk sistem distribusinya, petugas di lapangan melakukan dua metode:
* Pelayanan Langsung: Bagi ratusan pengungsi yang kini berpusat di Kantor Kecamatan Martapura Barat.
* Sistem Antar: Bagi warga yang masih bertahan di rumah-rumah mereka yang terendam, petugas akan mengantarkan bantuan makanan menggunakan armada yang tersedia.
Masa Operasional Dapur Umum
Dapur umum ini diproyeksikan akan berdiri selama lima hari ke depan. Namun, H. Achmadi menegaskan bahwa durasi ini bersifat fleksibel tergantung situasi di lapangan.
“Apabila dalam lima hari kondisi banjir masih parah, maka operasional dapur umum akan kami perpanjang. Jika mulai surut, tim akan digeser untuk membantu wilayah lain yang juga terdampak,” tambahnya.

Ajakan Kolaborasi Pihak Ketiga
Mengingat luasnya dampak banjir dan banyaknya jumlah jiwa yang harus ditangani, Dinsos Kalsel membuka ruang bagi pihak swasta maupun lembaga sosial untuk turut berkontribusi.
H. Achmadi berharap adanya bantuan dari pihak ketiga guna mendukung ketersediaan logistik dan bahan makanan. Sinergi ini diharapkan dapat memastikan kebutuhan nutrisi masyarakat, terutama kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak, tetap terjaga selama masa darurat bencana. Ary

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *