BerandaBorneo ZoneHumanioraPeristiwa

Petani Sawit di Kembang Janggut Hilang Terseret Arus Sungai Belayan

84
×

Petani Sawit di Kembang Janggut Hilang Terseret Arus Sungai Belayan

Sebarkan artikel ini

Jejakborneonews.com, Kutai Kartanegara – Kabar duka menyelimuti Desa Genting Tanah, Kutai Kartanegara. Kaltim Sabtu sore kemarin (25/4), rutinitas warga yang sedang memanen sawit mendadak berubah jadi kepanikan. Seorang warga berinisial H (39) dikabarkan hilang tenggelam setelah perahu yang ia tumpangi karam di tengah Sungai Belayan.
Muatan Terakhir yang Berujung Musibah
Sore itu, sekitar jam setengah empat, H bersama rekannya A (38) sedang sibuk melangsir hasil panen. Mereka menggunakan perahu “ces” biru andalan untuk menyeberangi sungai. Dua tarikan pertama berjalan lancar tanpa kendala.
Namun nahas, di penyeberangan ketiga dengan muatan sekitar 200 kilogram sawit, perahu tiba-tiba bocor saat berada di tengah sungai. Air dengan cepat masuk dan menenggelamkan perahu tersebut. Rekan korban, A, yang saat itu memegang kemudi mesin, berhasil menyelamatkan diri. Sayangnya, H hilang ditelan arus sungai yang cukup deras.
Petugas dan Warga Bersatu Melakukan Pencarian
Mendengar kabar tersebut, Kapolsek Kembang Janggut, AKP Dedi Supriyanto, langsung turun ke lapangan bersama anggotanya. Suasana di pinggir sungai penuh dengan kekhawatiran warga yang ikut memantau proses pencarian.
“Kami langsung bergerak cepat dan berkoordinasi dengan Sat Polairud, BPBD Kukar, hingga Tim SAR Samarinda. Semua kekuatan kita kerahkan untuk menemukan korban,” ujar AKP Dedi dengan nada prihatin.
Hingga malam ini, petugas dari Polsek dan Damkar setempat masih berjaga di lokasi kejadian untuk memantau titik koordinat jatuhnya korban. Meski terkendala arus sungai dan pencahayaan yang terbatas, harapan untuk menemukan korban tetap dijaga.
Mohon Doa dari Masyarakat
Saat ini, warga dan petugas masih menunggu bantuan tambahan dari Tim SAR yang sedang dalam perjalanan menuju lokasi. Kapolsek pun menitipkan pesan menyentuh kepada masyarakat luas.
“Kami mohon doa tulus dari seluruh masyarakat agar saudara kita segera ditemukan. Kami akan berusaha semaksimal mungkin dalam proses pencarian ini,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *