Jejakborneonews.com, BANJARBARU – Gema talbiyah yang menggetarkan jiwa membahana di Aula Jeddah Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, Kamis sore. Di tengah suasana khidmat dan penuh haru, Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, resmi melepas 360 jemaah haji Kloter 1 asal Kota Banjarmasin untuk memulai perjalanan suci menuju tanah haram.
Prosesi pelepasan ditandai dengan penyerahan bendera Merah Putih dari Gubernur kepada Ketua Kloter sebagai simbol tanggung jawab dan dimulainya rukun Islam kelima. Jemaah dijadwalkan terbang menuju Tanah Suci melalui Bandara Syamsuddin Noor pada Jumat dini hari tepat pukul 00.00 WITA.
Pesan Menyentuh Gubernur: Jaga Fisik dan Luruskan Niat
Sebagai sosok yang mengawal langsung persiapan haji, H. Muhidin memberikan pesan-pesan penting layaknya orang tua kepada anaknya. Beliau mengingatkan bahwa cuaca di Arab Saudi sangat berbeda dengan di Banua, sehingga kesehatan harus menjadi prioritas utama.
Atas nama Pemerintah Provinsi Kalsel, saya ucapkan selamat kepada Bapak dan Ibu sekalian. Perjalanan ini adalah panggilan Allah yang sangat mulia. Tolong jaga fisik, banyak minum air putih, dan selalu patuhi arahan petugas kesehatan di sana, ujar H. Muhidin dengan lembut.
Selain kesehatan fisik, Gubernur juga menitipkan pesan kerukunan. Beliau berharap para jemaah saling tolong-menolong dan menjaga kekompakan selama di perjalanan maupun saat melaksanakan ibadah.
Satu hal yang membuat suasana semakin haru adalah saat Gubernur menitipkan doa kepada para jemaah. Beliau meminta agar di tempat-tempat mustajab nanti, para jemaah menyelipkan doa untuk keberkahan Kalimantan Selatan.
Fokuslah beribadah agar menjadi haji yang mabrur. Kami titip doa agar Banua kita selalu aman, tenteram, dan diberkahi oleh Allah SWT, tambahnya.
Ribuan Jemaah Siap Diberangkatkan
Tahun 2026 ini, Embarkasi Banjarmasin memberangkatkan total 6.758 jemaah yang dibagi dalam 19 kelompok terbang atau kloter. Jumlah ini merupakan gabungan dari jemaah asal Kalimantan Selatan sebanyak 5.199 orang dan Kalimantan Tengah sebanyak 1.559 orang.
Untuk memastikan semua berjalan lancar, pemerintah telah menerjunkan 76 petugas kloter yang terdiri dari dokter, perawat, hingga pembimbing ibadah yang akan mendampingi jemaah selama 24 jam.
Penantian 15 Tahun yang Terbayar Tuntas
Rasa syukur tak terhingga terpancar dari wajah Syamsul Bahri, salah satu jemaah yang bertindak sebagai ketua rombongan. Baginya, hari ini adalah puncak dari penantian panjang belasan tahun.
Alhamdulillah, luar biasa bahagia. Setelah menunggu kurang lebih 15 tahun, hari ini akhirnya kami berangkat memenuhi panggilan Allah. Kami sudah siapkan fisik dan mental, mohon doanya agar kami kembali ke tanah air dengan selamat dan lengkap, ungkapnya penuh syukur.
Setelah acara di aula selesai, Gubernur H. Muhidin bersama jajaran Forkopimda mengantar langsung para jemaah menuju 11 unit bus yang telah berbaris rapi. Lambaian tangan dan tetesan air mata bahagia melepas kepergian para tamu Allah tersebut, mengiringi harapan agar mereka semua meraih predikat haji yang mabrur. Ary/Adpim Kalsel
Kloter Pertama Jemaah Haji Kalsel, Gubernur Titip Doa untuk Banua











