BerandaBerita NasionalBorneo ZoneHumanioraPeristiwa

Kebakaran di Batu Timbau Kutai Timur, Ratusan Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

269
×

Kebakaran di Batu Timbau Kutai Timur, Ratusan Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

Sebarkan artikel ini

Foto/ist
Jejakborneonews.com, KUTAI TIMUR – Langit Desa Batu Timbau, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kutai Timur Kaltim, mendadak berubah gelap oleh kepulan asap pekat pada Kamis (26/3/2026) siang. Musibah kebakaran hebat yang pecah sekitar pukul 11.00 WITA itu menyisakan duka mendalam bagi ratusan warga yang kini terpaksa kehilangan tempat bernaung.
Hasil pendataan terbaru yang dilakukan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kutai Timur di lapangan menunjukkan skala kerusakan yang sangat luas. Kawasan padat penduduk tersebut kini luluh lantak, menyisakan puing-puing bangunan yang menghitam.
Data Terbaru: Ratusan Rumah dan Warung Ludes
Setelah dilakukan penyisiran dan verifikasi ulang hingga Jumat (27/3/2026) jumlah bangunan yang terbakar ternyata jauh lebih banyak dari perkiraan awal. Tercatat sebanyak 103 unit bangunan, yang terdiri dari rumah tinggal dan warung tempat berjualan  warga, ludes dilalap si jago merah.
Kondisi pemukiman yang rapat membuat api dengan sangat cepat melompat dari satu atap ke atap lainnya. Berdasarkan laporan terakhir hingga pukul 17.30 WITA, sebanyak 155 Kepala Keluarga (KK) atau total 465 jiwa kini kehilangan harta benda dan tempat tinggal mereka.
Bantuan Personel Lintas Kecamatan
Besarnya kobaran api membuat petugas pemadam kebakaran harus bekerja ekstra keras. Selain tim dari Batu Ampar, bantuan personel dan armada tambahan harus didatangkan dari Pos Pemadam Muara Bengkal dan Pos Pemadam Muara Ancalong.
Bahu-Membahu di Tengah Musibah
Saat ini, fokus utama pemerintah kabupaten bersama instansi terkait adalah menyalurkan bantuan darurat, mulai dari makanan siap saji, pakaian, hingga tenda pengungsian bagi para korban. Sementara itu, penyebab pasti munculnya api masih dalam tahap penyelidikan pihak kepolisian.
Di tengah situasi sulit ini, warga diimbau untuk tetap waspada dan saling menguatkan. Solidaritas sesama warga Kutim sangat dibutuhkan untuk membantu saudara-saudara kita di Batu Timbau kembali bangkit dari keterpurukan. Ary

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *