BerandaBorneo ZoneHumanioraLintas Kalsel

98 Persen Warga Peserta BPJS Kesehatan, Kalsel Raih UHC Madya 2026

222
×

98 Persen Warga Peserta BPJS Kesehatan, Kalsel Raih UHC Madya 2026

Sebarkan artikel ini

Jejakborneonews.com,JAKARTA – Kabar membanggakan datang dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Di bawah kepemimpinan Gubernur H. Muhidin dan Wakil Gubernur H. Hasnuryadi Sulaiman, Kalsel sukses meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 Kategori Madya.
Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, kepada Sekdaprov Kalsel, H. Muhammad Syarifuddin, di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Senin (26/1/2026).
Apa Itu UHC Madya dan Apa Untungnya bagi Warga?
Bagi masyarakat awam, penghargaan ini bukan sekadar piala biasa. Kategori Madya yang diraih Kalsel menunjukkan bahwa pemerintah daerah sangat serius menjamin kesehatan warganya.
Syarat untuk meraih kategori ini sangat berat: kepesertaan BPJS Kesehatan di Kalsel harus mencapai minimal 98 persen dari total penduduk, dan hampir seluruh pesertanya harus berstatus aktif. Artinya, negara benar-benar hadir memastikan hampir seluruh warga Banua punya “payung” saat sakit.
Kehadiran Negara Saat Rakyat Sakit
Usai menerima penghargaan, Sekdaprov Kalsel H. M. Syarifuddin menegaskan bahwa prestasi ini adalah bukti nyata komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal.
“Alhamdulillah, kita meraih kategori Madya. Ini membuktikan bahwa pemerintah hadir memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Kami ingin memastikan tidak ada warga yang kesulitan mendapatkan akses kesehatan,” ujar Syarifuddin dengan penuh syukur.
Beliau juga menambahkan bahwa capaian ini adalah hasil kerja keroyokan (sinergi) berbagai pihak. Namun, Syarifuddin mengingatkan agar prestasi ini tidak membuat jajaran pemerintah cepat puas. “Target kita ke depan tentu naik ke level Utama,” tambahnya.
Indonesia Jadi Sorotan Dunia
Sementara itu, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, memuji kepemimpinan kepala daerah yang memiliki keberpihakan pada rakyat kecil. Ia menyebut Indonesia kini menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan jaminan kesehatan tercepat di dunia.
“UHC bukan soal angka di atas kertas, tapi tentang bagaimana warga terlindungi dari risiko bangkrut akibat biaya kesehatan yang mahal,” tegas Ali Ghufron.
Satu Langkah Menuju Kalsel Sehat
Penghargaan ini memperkuat posisi Kalimantan Selatan sebagai provinsi yang progresif. Dengan jaminan kesehatan yang merata, warga Kalsel kini bisa lebih tenang karena akses layanan kesehatan semakin setara, mudah, dan cepat berkat dukungan teknologi digital dari BPJS.
Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah menteri kabinet, termasuk Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri, yang memberikan apresiasi atas komitmen anggaran daerah untuk program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Ary/Adpim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *