foto/ist
Jejakborneonews.com, HULU SUNGAI SELATAN – Bagi Anda yang berencana melintasi jalur alternatif dari wilayah Hulu Sungai menuju Banjarmasin via Margasari, sebaiknya segera cari rute lain. Akses jalan yang menghubungkan Kalumpang (HSS) menuju Margasari (Tapin) Kalsel resmi ditutup sementara akibat rendaman banjir yang cukup dalam dan membahayakan, sejak beberapa hari lalu.
Keputusan penutupan ini diambil bersama oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tapin dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) demi keselamatan pengguna jalan.
Titik Banjir Terparah: Air Cukup Dalam
Banjir dilaporkan merendam beberapa titik vital yang membuat kendaraan, terutama roda dua dan mobil kecil, tidak mungkin melintas. Titik-titik tersebut berada di:
* Desa Kalumpang, Karang Paci dan Balimau Kecamatan Kalumpang (HSS).
* Desa Masta, Kecamatan Bakarangan (Tapin).
Kondisi air yang menutup badan jalan dinilai sangat rawan membuat kendaraan mogok atau terperosok, mengingat arus air di beberapa titik cukup kuat.
Akses Penting yang Lumpuh Sementara
Jalan Kalumpang-Margasari selama ini menjadi “jalur primadona” bagi warga Hulu Sungai (Kandangan, Barabai, dll) yang ingin ke Banjarmasin karena jaraknya yang lebih singkat. Jalur ini juga menghubungkan tiga kecamatan sekaligus, yaitu Kalumpang (HSS), Bakarangan (Tapin), dan Candi Laras Selatan (Tapin) menuju Marabahan (Batola).
“Jalur terpaksa dialihkan karena kondisi di lapangan tidak memungkinkan. Kami imbau pengendara menggunakan jalan utama (Jalan Ahmad Yani) demi keamanan,” ungkap warga Kalumpang, Minggu (11/1/2026).
Panduan bagi Pengendara:
* Gunakan Jalur Utama: Pengendara dari arah Kandangan atau Barabai yang ingin ke Banjarmasin disarankan tetap melewati jalur utama Jalan A. Yani (Rantau – Martapura).
* Pantau Info Terkini: Penutupan ini bersifat sementara hingga debit air menyusut dan jalan dinyatakan aman kembali untuk dilalui.
* Patuhi Rambu Pengalihan: Petugas telah memasang tanda pengalihan arus di persimpangan masuk jalur Kalumpang maupun Margasari.
Bagi warga yang tinggal di wilayah Margasari, Bakarangan hingga Kalumpang harap tetap waspada terhadap kenaikan debit air yang sewaktu-waktu bisa berubah tergantung intensitas hujan di wilayah hulu. Ary











