BerandaBerita NasionalBorneo ZoneHukumLintas KalselPeristiwa

Tragedi Berdarah di Tengah Banjir Martapura : Warga Bincau Muara Tewas Ditebas Parang

288
×

Tragedi Berdarah di Tengah Banjir Martapura : Warga Bincau Muara Tewas Ditebas Parang

Sebarkan artikel ini
Crime scene - Do not cross. Chalk outline of murdered victim of Gun Violence on the road with Evidence cards placed next to bullet casings. Blue & red police lights flashing around.

foto ilustrasi/stellarstock

Jejakborneonews.com, MARTAPURA – Di saat warga Desa Bincau Muara, Kecamatan Martapura, sedang berjuang menghadapi genangan banjir, sebuah tragedi kemanusiaan yang memilukan justru terjadi. Selasa (6/1/2026) pagi, sekitar pukul 09.00 WITA, Jalan Permata Dua RT 06 mendadak mencekam setelah seorang warga berinisial A Lani (59) tewas akibat serangan senjata tajam.

Insiden berdarah ini terjadi tepat di tengah lingkungan yang masih terendam air, menambah duka di sela musibah alam yang sedang melanda Kabupaten Banjar.

Serangan Mendadak di Pagi Hari

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa nahas ini bermula ketika terduga pelaku emosi karena ingin mengeluarkan truk tapi terhalang sepeda motor. Pasalnya banyak motor warga diparkir di bahu jalan akibat banjir.

Hingga kemudian terjadi cekcok dengan warga. Sementara korban niatnya hendak melerai hingga jadi sasaran amuk pelaku yang mendatangi lokasi dengan membawa sebilah parang. Tanpa banyak bicara, pelaku langsung menyerang korban secara membabi buta.

A Lani yang tak sempat menghindar, tersungkur bersimbah darah setelah mengalami luka sabetan serius di beberapa bagian tubuhnya. Warga yang berada di sekitar lokasi sempat geger dan berusaha memberikan pertolongan pertama.

Mengembuskan Napas Terakhir dalam Perjalanan

Upaya penyelamatan dilakukan dengan membawa korban menuju RSUD Ratu Zalecha Martapura. Namun takdir berkata lain. Menurut keterangan pihak keluarga, nyawa A Lani tidak tertolong dan ia mengembuskan napas terakhirnya dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Kesedihan mendalam menyelimuti rumah duka, mengingat korban dikenal sebagai sosok yang sudah cukup berumur dan tinggal di lingkungan yang sedang mengalami musibah banjir.

Polisi Amankan Pelaku

Aparat kepolisian dari Polres Banjar dan Polsek Martapura bergerak cepat ke lokasi kejadian. Meski akses terhambat genangan air, Tim Inafis tetap dikerahkan untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Dilansir BanjarmasinPost.co.id, Kapolres Banjar AKBP Dr. Fadli melalui Kapolsek Martapura Iptu M. Zulkifli membenarkan kejadian tersebut dan memastikan bahwa situasi kini sudah dalam kendali petugas.

“Pelaku sudah kami amankan dan saat ini tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Polres Banjar. Kasus ini ditangani langsung oleh Polres,” tegas Iptu M. Zulkifli.Ary/###

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *