BerandaBorneo ZoneHumanioraPeristiwa

Pria MD di Eks Lokalisasi Pembatuan, Polisi Ungkap Kronologi

90
×

Pria MD di Eks Lokalisasi Pembatuan, Polisi Ungkap Kronologi

Sebarkan artikel ini

Foto/Wargabanuanews
Jejakborneonews.com, Banjarbaru – Warga di sekitar Jalan Kenanga, Landasan Ulin, Banjarbaru Kalsel, atau yang lebih dikenal dengan kawasan eks Lokalisasi Pembatuan, dikejutkan dengan penemuan mayat seorang pria pada Sabtu pagi, 18 April 2026.
Pihak kepolisian dari Polsek Liang Anggang yang bergerak cepat ke lokasi kejadian kini telah mengungkap kronologi awal peristiwa yang menimpa warga asal kawasan Loktabat, Banjarbaru tersebut.
**Sempat Kejang-kejang Usai Kencan**
Berdasarkan keterangan dari Kanit Reskrim Polsek Liang Anggang, Iptu Risman Iskandary, pria tersebut diketahui mendatangi lokasi sekitar pukul 09.00 WITA. Kedatangannya ke salah satu rumah sewaan di sana diduga untuk melakukan hubungan layaknya suami istri dengan seorang teman kencannya.
Namun, suasana berubah mencekam saat pria tersebut tiba-tiba mengalami kejang-kejang di atas kasur sesaat setelah melakukan hubungan badan. Tak lama berselang, pria itu dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi, korban datang ke tempat ini sekitar pukul sembilan pagi, kemudian melakukan hubungan badan. Setelah beberapa saat, korban kejang-kejang lalu meninggal dunia, ungkap Iptu Risman saat memberikan keterangan di sekitar lokasi kejadian.
**Polisi Lakukan Olah TKP**
Begitu mendapat laporan, petugas dari Polres Banjarbaru dan Polsek Liang Anggang langsung mengamankan area sekitar untuk menjaga keaslian lokasi. Tim Inafis dari Polres Banjarbaru juga dikerahkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mencari bukti-bukti pendukung.
Raihan, salah seorang relawan yang membantu proses evakuasi, menyebutkan bahwa posisi jenazah saat ditemukan masih terbaring di atas kasur di dalam kamar. Di dalam rumah bedakan tersebut, polisi juga mendapati seorang saksi perempuan yang diduga merupakan penghuni kos sekaligus teman kencan pria tersebut.
Setelah proses olah TKP selesai, jenazah langsung dievakuasi oleh para relawan menggunakan unit ambulans menuju rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pihak kepolisian kini tengah mendalami kasus ini untuk memastikan penyebab pasti kematian pria malang tersebut. Ary

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *