Jejakborneonews.com, Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kembali menorehkan prestasi dalam hal pelayanan publik. Berdasarkan rapor dari Ombudsman RI tahun 2025, Pemprov Kalsel sukses meraih nilai 79,03. Angka ini menempatkan Banua dalam kategori Baik dengan opini Kualitas Tinggi, tanpa catatan maladministrasi, serta memiliki tingkat kepatuhan yang tinggi.
Hasil penilaian ini diserahkan langsung oleh Ketua Perwakilan Ombudsman RI Kalsel, Hadi Rahman, kepada Gubernur H. Muhidin yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, di Aula Dinas Koperasi dan UKM, Banjarbaru, Kamis, 16 April 2026.
**Panti Fajar Harapan Jadi Juara Pelayanan**
Dalam penilaian kali ini, beberapa unit layanan menjadi sorotan. Prestasi paling membanggakan diraih oleh Panti Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Netra Fisik Fajar Harapan. Panti ini sukses menyabet kategori Sangat Baik dengan nilai memuaskan, yaitu 90,23.
Sementara itu, unit layanan lainnya juga memberikan performa yang stabil. Di sektor kesehatan, RSUD Ulin Banjarmasin meraih kategori Cukup dengan nilai 77,70. Sedangkan di sektor pendidikan, SMAN 3 Banjarbaru berada di kategori Cukup dengan perolehan nilai 69,16.
**Pesan Gubernur: Jangan Cepat Puas, Perbaiki Terus!**
Melalui sambutan yang dibacakan Sekdaprov Kalsel, Gubernur H. Muhidin menegaskan bahwa penilaian dari Ombudsman ini adalah cermin untuk melihat di mana letak kekurangan pemerintah dalam melayani warga. Ia meminta seluruh instansi atau SKPD tidak menutup mata terhadap catatan dan rekomendasi yang diberikan.
Hasil ini adalah gambaran agar kita tahu di mana kelemahannya. Saya minta seluruh perangkat daerah memberikan perhatian serius. Kita harus memegang prinsip perbaikan tiada henti, ujar Muhammad Syarifuddin saat membacakan pesan Gubernur.
Gubernur H. Muhidin juga menekankan bahwa pelayanan yang nyaman, cepat, dan transparan bukan hanya soal bikin warga senang. Lebih dari itu, pelayanan yang bersih dari pungli dan prosedur yang berbelit-belit akan membuat investor semakin tertarik menanamkan modal di Kalsel.
**Komitmen Pelayanan Profesional**
Ketua Ombudsman RI Kalsel, Hadi Rahman, berharap rapor hijau ini menjadi suntikan semangat bagi seluruh instansi di Kalsel. Tujuannya jelas, yakni menciptakan budaya melayani yang kuat demi pemerintahan yang bersih.
Acara ini juga diwarnai dengan penyerahan piagam penghargaan khusus bagi Panti Fajar Harapan atas prestasinya memberikan pelayanan prima bagi penyandang disabilitas. Momen ini disaksikan langsung oleh para pejabat tinggi di lingkup Pemprov Kalsel sebagai bentuk komitmen bersama untuk mewujudkan pelayanan publik yang benar-benar profesional dan bebas maladministrasi. Ary
Pelayanan Publik Kalsel Raih Opini Tinggi Ombudsman











