Foto/Polres Kukar
Jejakborneonews.com, MUARA KAMAN – Suasana sore yang tenang di RT 16 Desa Muara Kaman Ulu (Seberang) Kecamatan Muara Kaman Kabupaten Kutai Kartanegara Kaltim mendadak berubah menjadi kepanikan dan haru. Seorang remaja putri yang masih berstatus pelajar dilaporkan hilang tenggelam di aliran anak Sungai Mahakam pada Selasa (17/2/2026) sore sekitar pukul 15.30 WITA.
Kejadian ini bermula saat korban bersama teman-temannya tengah beraktivitas di tepian sungai. Rutinitas sederhana seperti mencuci pakaian di rakit jamban yang biasa dilakukan warga setempat, kali ini berakhir dengan sebuah tragedi yang tak terduga.
Detik-Detik Menegangkan di Rakit Jamban
Kapolsek Muara Kaman, IPTU Herwin, menceritakan bahwa setelah selesai mencuci pakaian sekitar pukul 13.30 WITA, korban sempat memutuskan untuk berenang di sekitar lokasi rakit. Namun, keceriaan itu berubah menjadi suasana mencekam saat korban tiba-tiba terlihat kesulitan mengendalikan diri di dalam air.
Diduga kuat, penyakit epilepsi yang selama ini diderita korban kambuh secara mendadak saat ia berada di dalam sungai. Kondisi ini membuat tubuhnya lemas dan tak berdaya melawan arus air hingga akhirnya tenggelam dan hilang dari pandangan teman-temannya.
“Pihak keluarga membenarkan bahwa korban memang memiliki riwayat penyakit epilepsi yang sudah lama diderita. Hal inilah yang diduga menjadi pemicu korban tenggelam,” ungkap IPTU Herwin.
Bahu-Membahu Menyisir Sungai
Begitu kabar tersiar, warga setempat langsung terjun ke sungai berupaya mencari korban. Tak berselang lama, tim gabungan skala besar mulai berdatangan. Mulai dari personel Polsek Muara Kaman, Sat Polairud Polres Kukar, Dit Polairud Polda Kaltim, TNI dari Koramil, hingga petugas Damkar dan relawan bencana bersatu padu menyisir setiap sudut aliran sungai.
Hingga laporan ini diturunkan, tim masih terus berjibaku di lapangan. Perahu-perahu penyelamat tampak hilir mudik di permukaan Mahakam, berharap ada titik terang mengenai keberadaan sang remaja putri.
Pesan Waspada bagi Warga Pesisir
Kapolsek Muara Kaman menegaskan bahwa pencarian akan dilakukan secara maksimal. Di sisi lain, beliau juga menitipkan pesan penting bagi seluruh warga yang tinggal di sepanjang bantaran sungai.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu ekstra hati-hati saat beraktivitas di sungai. Terutama bagi warga yang memiliki riwayat penyakit tertentu, mohon untuk selalu didampingi atau menghindari aktivitas berenang demi keselamatan bersama,” pesannya.
Saat ini, doa-doa terus mengalir dari masyarakat Muara Kaman, berharap agar korban segera ditemukan dalam kondisi terbaik dan keluarga diberikan kekuatan dalam menghadapi ujian berat ini. Ary
#PolresKukar #PoldaKaltim #PolriUntukMasyarakat #KutaiKartanegara #MuaraKamanUpdate











