Jejakborneonews.com, BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tengah bersiap menyambut agenda besar. Gubernur H. Muhidin bersama jajaran petinggi TNI dan Polri menggelar rapat koordinasi di Aula Idham Chalid, Banjarbaru, Selasa (6/1/2026).
Rapat ini membahas dua hal utama yang sangat mendesak: persiapan rencana kunjungan kerja Presiden RI Prabowo Subianto serta kesiapsiagaan menghadapi bencana banjir yang saat ini melanda Banua.
Menanti Kedatangan RI-1 ke Bumi Antasari
Meski jadwal resmi dari Istana Negara masih dinantikan, Gubernur Muhidin menegaskan bahwa Kalsel harus dalam posisi siap sedia. “Sampai sekarang kita masih menunggu kabar resmi. Namun, persiapan harus matang, terutama penanganan korban banjir dan ketersediaan obat-obatan jika nanti Bapak Presiden meninjau lokasi terdampak,” ujar H. Muhidin.
Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, menambahkan bahwa selain rencana kunjungan Presiden, ada pula kemungkinan kunjungan Wakil Presiden untuk meninjau langsung kondisi warga yang terdampak banjir dan menyalurkan bantuan.
Beberapa titik yang disiapkan untuk dikunjungi tamu negara antara lain:
• Dapur Umum Makan Bergizi Gratis (MBG)
• Koperasi Merah Putih
• Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) di Jalan Trikora, Banjarbaru.
Rakyat Tetap Prioritas: Siaga Cuaca Ekstrem
Di tengah persiapan penyambutan tamu negara, nasib warga yang terdampak banjir tetap menjadi fokus utama. Setelah membahas rencana kunjungan Presiden, rapat langsung berlanjut pada pembahasan teknis penanggulangan banjir.
Berdasarkan paparan BMKG, cuaca ekstrem masih mengancam wilayah Kalimantan Selatan sepanjang bulan ini. Gubernur menginstruksikan seluruh instansi, mulai dari BPBD hingga Dinas Sosial, untuk bergerak cepat:
1. Pastikan stok obat-obatan aman.
2. Kebutuhan mendesak warga di pengungsian terpenuhi.
3. Antisipasi cuaca buruk yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
Sinergi Tanpa Henti
Rapat ini menjadi bukti sinergi kuat antara Pemerintah Daerah, TNI, Polri, dan Kementerian Sosial. Baik Presiden maupun Wakil Presiden yang datang nantinya, Pemerintah Provinsi Kalsel ingin memastikan bahwa kunjungan tersebut membawa manfaat nyata bagi warga yang sedang berjuang di tengah musim penghujan.
“Tentang kepastian siapa yang datang lebih dulu, kita tunggu kabar berikutnya. Yang terpenting sekarang, kita siapkan segalanya dengan baik,” tutup H. Muhidin.











